Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

 

Perlancar Akses Warga, TNI Kodim Bojonegoro Bangun Jalan Tambangan Banjarsari Bersama Elemen Masyarakat

 

LENSAMILITER.COM,       Jajaran TNI Kodim 0813 Bojonegoro, bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Banjarsari Kecamatan Trucuk serta Tim Reaksi Cepat PSHT Cabang Bojonegoro, Polri dan masyarakat bergotong-royong melaksanakan karya bakti pembangunan jalan dengan ukuran 50 meter x 1,5 meter menuju tambangan turut Desa Banjarsari.

Selaku koordinator kegiatan, Kapten Inf Ratik, mengatakan bahwa karya bakti pembangunan jalan dengan rincian 30 meter dibangun dengan cor dan 20 meter dengan pavingisasi. Hal ini dilakukan sebagai wujud sinergitas TNI dengan elemen masyarakat dari berbagai komponen dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

"Terima kasih kepada Polri, Tim Reaksi Cepat PSHT Bojonegoro, Pemdes Banjarsari dan masyarakat yang telah terlibat untuk bersama-sama bergotong-royong membangun jalan tambangan ini. Semoga bermanfaat bagi masyarakat dan kita semua," ujarnya, Rabu (30/6/2021).

Kepala Desa Banjarsari, Fatkhul Huda, mengatakan, dengan adanya karya bakti TNI yang diselenggarakan Kodim 0813 Bojonegoro bersama elemen masyarakat ini diharapkan dapat memperlancar aktifitas masyarakat khususnya warga Banjarsari melewati jalan tambangan menuju pasar kota Bojonegoro maupun sebaliknya.

"Alhamdulillah jalan tambangan sudah bagus, semoga semakin melancarkan akses warga menuju kota Bojonegoro, dimana yang sebelumnya harus memutar lewat jalan raya," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Cabang PSHT Bojonegoro, Wahyu Subakdiono, secara terpisah mengatakan bahwa anggota Perguruan Silat Setia Hati Terate berasal dari masyarakat, dan sudah selayaknya berpihak pada masyarakat. Menurutnya, kepedulian dalam membantu masyarakat adalah kewajiban, maka dengan dibentuknya Tim Reaksi Cepat peduli bencana sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

"Apalagi karya bakti bersama TNI, yang notabene berjuang untuk rakyat. Jalan tambangan ini memiliki lokasi strategis untuk penyeberangan. Sehingga dengan adanya jalan yang baik, penyeberangan menjadi aman dan lancar, yang sekaligus sebagai nilai prefentif terjadinya kecelakaan atau musibah," ungkapnya. (Pendim/Red)