Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Safari Ramadan bersama Forkopimda, Dandim Bojonegoro Himbau Warga Tidak Bermain Petasan

 

LENSAMILITER.COM,       Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Arm Arif Yudo Purwanto, turut mengikuti kegiatan Safari Ramadan 1443 Hijriyah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersama jajaran Forkopimda di Masjid At - Taqwa Desa Lengkong, Kecamatan Balen, Rabu (27/4/2022).

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam berlalu lintas dan ikut serta menjaga kondusifitas. Salah satunya dengan cara tidak melakukan takbir keliling.

Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemkab Bojonegoro ingin menyapa warga yang ada di pelosok sekaligus meningkatkan tali silaturrahmi antara ulama, umara dan masyarakat.

"Semoga warga Bojonegoro tetap aman, tentram, damai dan kerukunan semakin terjaga," ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga ingin terus mendorong terhadap pembangunan yang berbasis desa. Khususnya, infrastruktur jalan yang dinilai sangat penting dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat.

Sementara Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad, mengimbau warga masyarakat Bojonegoro untuk tetap berhati-hati dalam berlalu lintas di jalan raya. Karena diperkirakan menjelang lebaran tahun ini, efektifitas pemudik mulai meningkat dibanding tahun sebelumnya.

"Maka dari itu, untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, lebih baik mudik dengan angkutan umum yang disediakan oleh pemerintah," ujarnya.

Selain itu, Kapolres Bojonegoro juga mengimbau kepada warga Bojonegoro agar tidak melakukan takbir keliling. Hal ini guna menjaga keamanan dan kondusifitas menjelang lebaran.

Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Arm Arif Yudo Purwanto, menghimbau bagi orang tua agar tetap menjaga putra-putrinya untuk tidak bermain petasan. Karena tahun demi tahun sudah banyak korban atas musibah petasan tersebut.

"TNI dan Polri selalu bersinergi, serta mendukung penuh program-program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam rangka peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.(Pendim/Red)