Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PKKMB Unigoro, Kasdim 0813 Bojonegoro bekali ratusan Mahasiswa Baru dengan Wasbang dan Bela Negara

 

LENSAMILITER.COM,       Dalam rangka membentuk pemuda berkarakter tangguh, serta mewujudkan generasi milenial yang siap menghadapi era revolusi digital, Kepala Staf Kodim 0813 Bojonegoro, Mayor Inf I Putu Gede Widarta, membekali ratusan Mahasiswa Baru Universitas Bojonegoro (Unigoro) dengan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara.

Pembekalan Wasbang dan Bela Negara ini dilaksanakan dalam rangka mengisi materi pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2022/2023 yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 7 sampai 8 September 2022, di Hall Suyitno Lt.2 Kampus Universitas Bojonegoro (Unigoro).

Pada kesempatan itu, Kasdim 0813 Bojonegoro, Mayor Inf I Putu Gede Widarta, menyampaikan, tentang peran pemuda sebagai generasi penerus bangsa dalam menghadapi proxy war. Menurutnya, proxy war merupakan perang salah satu pihak yang memiliki kepentingan menggunakan pihak ketiga atau kelompok, yang digunakan sebagai alat untuk berperang melalui aspek politik, ekonomi, sosial dan budaya.

"Proxy war ini didasari oleh keinginan untuk menguasai sumber-sumber kehidupan yang dapat menopang kesejahteraan suatu negara, baik itu sumber energi, pangan dan juga sektor-sektor lain yang dianggap dapat menguntungkan," terangnya, Kamis (8/9/2022).

Perang masa depan, masih menurut Kasdim, adalah perang memperebutkan makanan (pangan), air dan energi. Dan semuanya itu, ada di negara kita Indonesia serta di negara-negara yang dilalui garis khatulistiwa, dan tanpa kita sadari, semua ingin menguasai Indonesia. "Akankah kita biarkan negara kita tercinta ini hanya tinggal nama seperti halnya kerajaan-kerajaan yang pernah ada? tentunya tidak, sehingga kami mengajak, para Mahasiswa untuk berbuat yang terbaik untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat serta bangsa dan negara," ujarnya.

Kasdim berpesan, para pemuda agar terus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam kehidupan sehari-hari ditengah masyarakat, walaupun dengan latar belakang Suku, Agama, Ras dan adat istiadat yang berbeda. Pemuda harus selalu didepan, dan Mahasiswa adalah pelajar dengan derajat paling tinggi dibandingkan pelajar-pelajar lainnya.

"Untuk itu, Mahasiswa harus bisa menjadi agen perubahan ditengah masyarakat. Karena Mahasiswa adalah orang pilihan yang memiliki tanggungjawab besar untuk kemajuan bangsa, selalu gunakan akal pikiran dan hati nurani untuk mengawal tatanan kehidupan bermasyarakat," pungkas Mayor Inf I Putu Gede Widarta.(Pendim/Red)