Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kodim Bojonegoro bersama ATM dan Poktan Ringintunggal Panen Raya Padi Japonica

 

LENSAMILITER.COM,       Dalam rangka mendukung, serta mensukseskan program pemerintah dibidang ketahanan pangan, jajaran TNI Kodim 0813 Bojonegoro bersama PT. Amerta Tani Maju dan Kelompok Tani (Poktan) Desa Ringin Tunggal Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, melaksanakan panen raya perdana padi japonica dilahan pertanian desa setempat.

Pasiter Kodim 0813 Bojonegoro, Kapten Inf Surahmat, menjelaskan bahwa kegiatan panen raya perdana yang dilaksanakan pagi hari ini, Sabtu (3/12/2022), sudah dimulai sejak 4 bulan yang lalu. Dimana yang sebelumnya, melalui Babinsa diwilayah juga sudah memberikan sosialisasi kepada petani.

"Kami juga mengajak warga untuk mensosialisasikan atau membudidayakan tanaman padi japonica. Jika dilihat dari kualitas pada padi japonica ini cukup bagus untuk kesehatan dan peremajaan kulit. Karena padi ini kadar gulanya cukup bagus untuk dikonsumsi," ujarnya.

Sesuai petunjuk dan arahan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Pangdam V Brawijaya, Komandan Korem, Komandan Kodim hingga tingkat Koramil untuk terus bergerak mendukung program ketahanan pangan.

"Kita berterima kasih juga kepada PT Amerta Tani Maju, karena program ini sejalan dengan program dari Bapak Kasad untuk terwujudnya ketahanan pangan nasional khususnya diwilayah Kabupaten Bojonegoro," kata Pasiter.

Sementara itu, Presiden Direktur PT. Amerta Tani Maju, Thiono, mengungkapkan bahwa dalam produktivitas, padi jenis japonica juga mempunyai banyak keunggulan, selain tahan dari beberapa hama seperti wereng dan blas, padi jenis ini juga mampu menghasilkan 7 ton gabah per hektar. Bahkan, jika pengolahan dan perawatannya secara maksimal bisa mencapai 10 ton gabah per hektar. Sementara usia tanam hingga panen padi jenis ini juga pendek yakni sekitar 105-115 hari.

"Padi jenis japonica ini menghasilkan beras dengan kadar glikemik atau gula yang lebih rendah sehingga dapat mengurangi resiko penyakit diabetes," pungkasnya.(Pendim/Red)